Press "Enter" to skip to content

Data, Informasi & Pengetahuan dalam Teknologi Informasi

Sudah menjadi keyakinan para filsuf bahwa pengetahuan adalah kekuatan, dan pengetahuan mengalir dari pemahaman terhadap informasi, sedangkan informasi itu sendiri diperoleh dari upaya pemberian makna terhadap data. Guna mengembangkan pemahaman terhadap teknologi informasi maka amatlah penting untuk menjabarkan ketiga konsep yang saling terkait tersebut.

DATA

Yang dimaksud dengan data dalam teknologi informasi adalah koleksi teks, bilangan dan simbol yang belum/tidak memiliki makna, biasanya kita lebih mengenalnya dengan istilah “data mentah.” Karena data mentah belum memiliki makna, maka harus diproses atau diberikan konteks terlebih dahulu agar data tersebut memiliki makna tertentu.

Contoh:

Liverpool, Arema FC, Norwich, Man City, Madura United, Watford

9 November 2019

Olga Lydia, Krisdayanti

Data pada contoh diatas belum memiliki makna, data tersebut harus diproses atau diberikan konteks agar memiliki makna.

INFORMASI

Sangat penting bagi siapapun yang berhubungan dengan teknologi informasi memahami konsep informasi. Hasil dari proses data, biasanya menggunakan computer adalah informasi. Setelah data diproses maka hasil yang diperoleh dapat diberikan konteks dan akhirnya memiliki makna. Informasi merupakan data yang bermakna.

Informasi dapat berupa fakta, konsep, atau apapun yang relevan dengan topik yang sedang dibahas. Informasi menyediakan jawaban bagi pertanyaan siapa? yang mana? kapan? mengapa? apa? dan bagaimana?

Contoh:

Liverpool VS Man City, Norwich VS Watford, Arema FC VS Madura United merupakan pertandingan yang akan ditayangkan hari ini.

9 November 2019 merupakan tanggal pertandingan 3 club ternama

Olga Lydia, Krisdayanti merupakan selebritis kenamaan di Indonesia

Pada contoh diatas, data sebelumnya telah diberikan konteks, oleh karena itu contoh diatas adalah informasi, karena telah memiliki makna.

PENGETAHUAN

Pada saat seseorang mengingat informasi maka terjadi suatu pembelajaran, pembelajaran seperti ini mengacu pada pembelajaran-hafalan. Hasil dari pemahaman terhadap informasi akan melahirkan bentuk lain dari pengetahuan, lalu pengetahuan yang didapat akan digunakan untuk memecahkan permasalahan.

Tipe pertama dari pengetahuan adalah pengetahuan eksplisit/gamblang. Pengetahuan ini gampang sekali diteruskan, kebanyakan pengetahuan eksplisit dapat disimpan pada media tertentu, informasi pada buku teks dan kamus merupakan contoh dari pengetahuan eksplisit.

Tipe kedua dari pengetahuan adalah pengetahuan diam (tacit knowledge), pengetahuan semacam ini sulit diteruskan hanya dengan tulisan. Sebaga contoh, belajar percakapan bahasa inggris akan sulit jika hanya melihat tulisan, dibutuhkan pengajaran langsung kepada pengguna bahasa inggris ataupun seseorang yang cakap dalam pengucapan.

Bagaimana data, informasi dan pengetahuan berhubungan? dari contoh sebelumnya, seseorang yang telah mendapat informasi mengenai pertandingan bola yang akan ditayangkan hari ini akan dapat menyesuaikan jadwalnya sehingga dapat menyaksikan pertandingan club kesayangannya, dan orang-orang yang baru saja berada di Indonesia mendapatkan pengetahuan bahwa Olga Lydia dan Krisdayanti merupakan selebritis di Indonesia. Pengetahuan ini dapat mereka gunakan lebih lanjut untuk mendapatkan pengetahuan lain.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.