Bisnis

Paket Misterius Berdatangan Dari Amazon

Paket pertama yang datang kepada pasangan Gallivan berisi kipas angin dan charger ponsel, sang penerima adalah Kelly Gallivan, 68, iapun menanyakan kepada suaminya perihal pemesanan tersebut, namun suaminya mengatakan ia tidak pernah memesan item apapun dari Amazon, Kelly tidak memperpanjang pembicaraan dan mereka berduapun melupakannya, namun saat paket lain mulai berdatangan merekapun mulai bertanya-tanya.

Lebih dari 20 paket telah mereka terima, semuanya ditujukan kepada Mike Gallivan, namun tidak tertera nama pengirim maupun invoice. Barang-barang tersebut pun mulai menumpuk di pojokan rumah mereka: charger ponsel, kabel USB, penutup TV outdoor, vacuum cleaner untuk PC, speaker bluetooth, lampu tenda, senter. Paket terbaru datang Kamis kemarin ujar Kelly Gallivan.

Tidak ada tagihan yang datang kepada pasangan ini, namun mereka khawatir nama mereka digunakan untuk hal yang berhubungan dengan penipuan.

“Awalnya agak aneh, lalu lucu, lalu menakutkan,” ujar Kelly Gallivan, “kami tidak menginginkan barang-barang ini; beberapa diantaranya cuma jadi sampah; namun ada juga yang bagus. Tapi kami tidak menginginkannya, dan ada semacam perasaan tidak nyaman kami terus-terusan mendapatkannya.”

Keluarga Gallivan, bukanlah yang pertama mendapatkan paket misterius dari Amazon, banyak mahasiswa Kanada juga mendapatkan paket serupa yang berisi mulai dari case iPod hingga sex toy.

Pasangan Gallivan mengatakan mereka telah menghubungi Amazon untuk mendapatkan informasi, namun pihak Amazon hanya mengatakan mereka akan melakukan penyeledikan dan hingga saat ini tidak ada kepastian. Humas Amazon belum memberikan keterangan resmi, namun seorang perwakilan Amazon memberikan pernyataan kepada Sean P. Murphy wartawan dari harian Boston Globe:

“Kami tengah melakukan penyelidikan atas pertanyaan dari para konsumer yang menerima paket yang tidak mereka inginkan karena ini telah melanggar aturan kami,” Amazon menambahkan lagi “para penjual yang melanggar aturan akan kami hentikan, menaham pembayaran, dan bekerjasama dengan pihak keamanan untuk mengambil tindakan yang dibutuhkan.”

Dua orang expert yang sebelumnya bekerja pada Amazon membeberkan pada Murphy bahwa para penjual misterius berupaya meningkatkan penjualan online mereka dengan jalan membuat akun email palsu, yang akan digunakan untuk membuat akun Amazon. Lalu para penjual tersebut akan membeli produk menggunakan gift card lalu mengirimkannya secara acak. Saat item diterima maka penjual tersebut menjadi pembeli yang terverifikasi dan dapat menuliskan review positif menggunakan akun email palsu, Amazon seringkali memajang produk dengan rating tinggi.

“Makin banyak review yang bagus membuat anda terlihat menjalankan bisnis yang baik, jadi semakin tinggi nama anda pada urutan,” ujar Mike Gallivan “jika seorang penjual dapat berada pada halaman pertama Amazon maka bisnis mereka akan memiliki kesempatan untuk lebih baik.”

Pasangan Sullivan tidak tahu berapa lama lagi mereka akan menerima paket, namun mereka berencana untuk menggunakan beberapa barang, ada juga yang akan disumbangkan. Pasangan ini tidak terlalu khawatir dengan item yang berdatangan, yang mereka khawatirkan adalah kerahasiaan.

“Anda mendapatkan banyak barang yang tidak diinginkan, hal ini memicu kejengkelan yang bercampur kepasrahan,” ujarnya “namun yang paling menjengkelkan adalah nama dan informasi pribadi saya ada diluar sana.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.