Budaya

Trump Geram Mengenai Penerimaan A.S Terhadap “Pendatang Dari Negara-Negara Lubang Tinja”

Dalam sebuah pertemuan yang diadakan pada hari Kamis (waktu setempat) di Gedung Putih Trump diberitakan mempertanyakan kenapa A.S harus menerima imigran dari “negara-negara lubang tinja,” yang merujuk pada Haiti, El Salvador dan negara-negara Afrika.

“why are we having all these people from shithole countries come here?” tanya Trump, menurut Washington Post.

Trump melanjutkan bahwa A.S justru seharusnya menerima imigran dari negara-negara seperti Norwegia, yang perdana menterinya baru saja ditemui oleh Trump pada hari Rabu.

Komentar berdatangan ditengah-tengah negosiasi dengan kelompok senator bipartisan yang sedang berusaha memecahkan permasalahan para imigran muda illegal yang bernaung dibawah program Deferred Action for Childhood Arrivals, dimana program itu sendiri tengah dihapuskan secara perlahan oleh administrasi Trump.

Para senator menyarankan bahwa diversity visa lottery program yang menangani sekitar 50,000 visa setahun sebaiknya dialokasikan separuhnya bagi para imigran yang telah menetap di A.S, dimana perlindungan mereka dibawah program kemanusiaan juga tengah dalam proses penghapusan oleh administrasi Trump.

Gedung Putih telah mengumumkan awal minggu ini akan mengakhiri status perlindungan sementara bagi 200,000 warga Salvador yang selama ini dperbolehkan tinggal dan bekerja di A.S setelah 2 gempa bumi parah yang terjadi pada tahun 2001.

Administrasi Trump juga mengakhiri perlindungan sementara bagi 45,000 orang Haiti dan 25,000 orang dari Nikaragua, program yang sama juga melindungi imigran dari Honduras, Somalia, Sudan, Sudan Selatan, Siria dan Yaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.