Terapan

Cara Charging Baterai Hape Sesuai Anjuran Ahli

Salah satu faktor vital yang memperpanjang atau justru memperpendek umur baterai adalah charging atau pengisian daya, apakah anda selama ini melakukan pengisian daya dengan cara yang benar?

Dari mana anda mendapat tips perawatan baterai smartphone? kemungkinan dari teman, atau bisa jadi dari teknisi hape dan artikel di internet. Sebelum menulis artikel ini, saya sudah googling beberapa website yang memberikan tips agar baterai smartphone dapat berumur panjang, kebanyakan dari artikel tidak secara spesifik membahas cara pengisian daya yang baik, bahkan ada yang memberikan tips berdasarkan pengalaman pribadi atau opini saja seperti harus melakukan pengisian daya hingga 100% yang ternyata justru tidak dianjurkan.

Jadi, bagaimana caranya pengisian daya sesuai anjuran? berdasarkan penelitian Cadex, sebuah perusahaan yang melakukan pengujian terhadap perangkat seluler hingga baterai: melakukan pengisian daya hingga 100%, membiarkan hape anda melakukan pengisian semalaman atau membiarkan baterai anda nyaris kosong dapat memperpendek usia baterai.

Cadex menyediakan banyak informasi mengenai baterai di website mereka Battery University.  Salah satu tipe baterai yang dibahas di website itu adalah baterai Lithium-ion yang digunakan oleh smartphone, lebih lanjut dijelakan bahwa agar baterai tidak cepat rusak anda harus menjaga baterai tetap terisi pada persentase tertentu.

Berikut adalah beberapa tips yang diberikan oleh cadex untuk memperpanjang usia baterai smartphone anda:

Cara paling baik melakukan pengisian daya adalah sedikit demi sedikit, kapanpun anda memiliki kesempatan.

Mungkin anda pernah mendengar teman anda mengatakan “Chas sampe penuh, kalau belum penuh jangan dicabut, ntar baterainya cepat rusak,” sebaliknya, lakukan pengisian kapanpun anda memiliki kesempatan, meskipun hanya beberapa menit.

“pengisian daya parsial (separuh/sebagian) tidak akan merusak baterai,” menurut Battery University.

Jangan biarkan daya baterai terkuras habis

Ini mungkin sudah jelas, jangan menunggu daya baterai anda pada persentase nyaris kosong untuk melakukan pengisian. Hal senada juga di anjurkan oleh Samsung pada blog mereka.

Pertahankan persentase daya antara 65% – 75%

Menjaga persentase daya baterai Lithium-ion smartphone pada 65% dan 75% akan memperpanjang usia baterai. Memang kurang praktis untuk menjaga persentase daya pada angka tersebut, kita terlalu sibuk bukan? namun sekurangnya anda mengetahui persentase yang ideal.

Jika memang tidak dapat mempertahankan persentase daya pada kisaran 65% – 75%, maka pilihan kedua yang tentu saja lebih realistik adalah pada persentase 45% – 75%.

Jangan pernah mengisi daya baterai hingga penuh apalagi dari persentase yang rendah

Melakukan pengisian daya dari persentase rendah (25% kebawah) hingga 100% akan menurunkan kapasitas dan memperpendek usia baterai. Menurut Battery University, baterai Lithium-ion tidak membutuhkan pengisian daya hingga penuh, faktanya akan lebih baik jika tidak mengisi daya hingga penuh karena tegangan tinggi akan menekan baterai, akan berpengaruh pada kelangsungan hidup baterai.

Lalu bagaimana jika pada situasi tertentu persentase baterai anda berada di bawah 25%? pada kondisi tersebut, yang bisa anda lakukan adalah meringankan beban baterai, dan segera mencari sumber daya kapanpun anda memiliki kesempatan, lakukan pengisian parsial, kalau bisa hingga 45%, pada level ini tetap jaga baterai dari layanan sistem operasi/aplikasi yang menguras daya baterai, lakukan pengisian daya secukupnya jika anda memiliki kesempatan, yang jelas, jangan biarkan ponsel anda melakukan pengisian daya semalaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.