Red Hat Company
Formal Terapan

Red Hat Mantap Menuju Target Revenue $5 Milyar

Juni tahun kemarin CEO Red Hat Jim Whitehurst mengatakan pada salah satu wawancara bahwa ia telah menetapkan target yang sangat berani bagi perusahaannya, yaitu mendapatkan revenue sebesar $5 milyar. Saat itu banyak yang menganggap targetnya itu adalah hal yang tidak realistis dan berlebihan, meskipun Red Hat sendiri merupakan satu-satunya perusahaan open-source yang berhasil mendapatkan revenue melebihi $2 milyar, namun apa yang ditetapkan oleh Whitehurst sangat signifikan.

Namun rupanya Red Hat berkembang semakin pesat dan terus berkembang hingga pada satu saat berhasil mendapatkan revenue $3 milyar, memperlihatkan tanda-tanda sesuatu yang besar akan terjadi.

Red Hat sudah terkenal dengan versi Linux yang didesain khusus untuk enterprise, namun perlahan mengadaptasi perubahan didunia dengan cloud dan container, dan seiring pengguna RHEL  (Red Hat Enterprise Linux) mulai berubah cara mereka bekerja, mereka terus menggunakan Redhat.

Whitehurst menekankan, bisnis RHEL masih terus meningkat secara sehat di posisi 14%, namun bisnis baru mereka yaitu cloud dan container melaju pesat tak tergoyahkan di posisi 40%, dan memiliki dampak positif pada peningkatan revenue.

Pada laporan pendapatan terbaru mereka bulan kemarin, revenue keseluruhan lebih dari 21%. Investor tentu menyukai dengan apa yang mereka suguhkan, harga share melambung tinggi dari $68.71 pada Desember 2016 hingga $121 hari ini (saat artikel ditulis).

Whitehurst mengatakan bagian-bagian dari bisnis saling mendukung satu sama lain. Red Hat memulai pertaruhan pada Kubernetes, container open-source yang mulanya dikembangkan di Google. Hasilnya, taruhan mereka terbayar berlipat-lipat kali. Tidak seperti perusahaan lain yang sukses menjalankan bisnis serupa, dengan  berada di tempat, waktu dan teknologi yang tepat, Red Hat lebih dari itu.

“Kami memiliki skill dalam mengidentifikasi arsitektur yang terbaik untuk enterprise” ujar Whitehurst. Namun ia menambahkan bahwa koneksinya dengan Linux, fakta bahwa container dibangun oleh Linux adalah faktor utama yang mendorong kesuksesan, dan mereka dapat menerapkan apa saja yang mereka ketahui tentang Linux pada container sangat berpengaruh besar.

Whitehurst paham, bahwa perusahaannya menjual software gratis, jadi mereka wajib menambahkan value dengan mempermudah implementasi dan manajemen tool kepada konsumen.

“Saat anda menjual software gratis, anda harus terobsesi dengan value yang dapat dibawa olehnya karena product itu sendiri gratis” Ujar Whitehurst. Mengingat angka, kelihatannya pelanggan akan melihat value, dan itu berkontribusi pada angka yang berjalan tanpa hambatan menuju $5 milyar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.