Andy RUbin Father of Android
Tekno

Essential Phone Ponsel Android Buatan Bapak Android Andy Rubin

Saat memulai Essential Phone, Andy Rubin-sang bapak Android tahu benar ia akan dihujani pertanyaan oleh orang-orang yang diajaknya untuk bekerjasama, seperti “Dengan kekayaan sekarang kenapa tidak ongkang-ongkang kaki keliling dunia bersenang-senang menghabiskan waktu dengan kerabat atau keluarga dan menikmati hidup?”

Mungkin setiap orang membutuhkan jawaban yang berbeda saat menanyakan “Kenapa membuat Essential Phone?” kepada Rubin, dan ia mengetahui hal itu. Kepada para hardware engineer, Rubin mengatakan bagaimana ia berhasrat untuk memperlihatkan kecakapan sejati dalam membuat smartphone. Kepada software engineer ia menjelaskan bagaimana visinya untuk membuat perangkat yang dapat bekerja sama dengan baik dan kepada rekanan ia berbicara mengenai metode perusahaan teknologi yang sukses dibangun.

Semua yang diucapkan oleh Rubin benar, namun alasan sebenarnya Rubin membuat Essential phone bermula saat ia dan beberapa sahabat lama terlibat dalam sebuah perbincangan santai mengenai teknologi. Mereka mulai mengeluhkan apa yang tidak mereka sukai dari kondisi teknologi sekarang, semakin sedikit pilihan dan semakin banyak fitur-fitur tidak penting yang justru mengacaukan kehidupan, produk yang tidak saling mendukung satu sama lain dipasaran pun kian memperburuk keadaan.

Pembicaraan terus berlanjut dengan hujatan dan kritikan akan carut marutnya kondisi teknologi saat ini, mendadak sebuah pemikiran datang ke benak Rubin, pemikiran yang mengatakan bahwa justru Rubin adalah bagian dari kebobrokan ini, bahwa semua cacian dan hujatan dalam pembicaraan ini sebagian besar ditujukan kepada dirinya sebagai pembuat sistem operasi Android.

Android memang telah membantu menyajikan teknologi ke hampir setiap orang yang ada di planet ini, namun Android juga berperan menciptakan dunia baru yang aneh ini dimana manusia dipaksa untuk berkompetisi dengan teknologi yang seharusnya digunakan untuk mempermudah hidupnya.

Malam itupun berlalu dengan bekas yang mendalam pada diri Rubin, ia pun memutuskan untuk berdiskusi dengan beberapa teman lain, pembicaraan yang panjang terjadi dan akhirnya Rubin merasa perlu untuk membuat sebuah perusahaan baru yang menggunakan metode abad ke-21 untuk membuat produk yang memahami bagaimana manusia ingin hidup di abad ke-21.

Hasilnya adalah Essential, dan beberapa poin yang ia yakini:

  • Perangkat adalah hak milik pribadi. kami tidak akan memaksakan anda untuk memiliki apapun yang padanya anda tidak menginginkannya.
  • Kami akan selalu dapat bekerja sama dengan yang lain. Ekosistem tertutup adalah pemecah belah dan ketinggalan jaman.
  • Material premium dan kecakapan sejati tidak seharusnya dinikmati hanya segelintir orang.
  • Perangkat tidak seharusnya menjadi usang setiap tahun, perangkat seharusnya berkembang bersama anda.
  • Teknologi seharusnya membantu anda sehingga anda bisa menikmati hidup anda.
  • Sederhana akan selalu lebih baik

Prinsip diatas telah diperkenalkan oleh Rubin kepada siapapun yang ingin mengetahui apa yang sebenarnya sedang dikerjakan oleh Essential, dan prinsip tersebut telah mencuri perhatian beberapa orang paling cemerlang yang ada diberbagai belahan dunia lalu mengajukan diri untuk bergabung untuk mewujudkannya.

“Kami tidak mungkin mewujudkan segala sesuatu dalam satu hari, namun jika anda adalah salah satu dari orang yang cemerlang itu dan berpikir bahwa ini adalah saatnya untuk hal yang baru silakan kunjungi website Essential untuk mengetahui lebih banyak lagi.” Ujar Rubin.

Rabu kemarin (17/7/2017), bertepatan dengan Indonesia merayakan hari kemerdekaan Essential Phone telah membuka pre-order, dan satu minggu kedepan setelah pre-order kemungkinan masyarakat A.S sudah bisa membeli Essential Phone, Amazon juga telah membuka pre-order dengan pengiriman tertanggal 1 september.

Business Insider, setelah penggunaan selama satu minggu mengatakan dalam ulasannya bahwa Essential Phone adalah ponsel yang hebat, sedangkan The Verge memberikan komentar bahwa Essential Phone adalah artefak dari masa depan yang belum hadir.

Frame titanium, keramik belakang dan tepian kotaknya memberikan kesan premium. Desainnya membuat ponsel dengan bobot kurang dari 35 gram ini lebih berat dari iPhone 7 dan Galaxy S8, namun ini juga yang membuat perangkat ini lebih kukuh. perumpamaan untuk ponsel ini bagaikan jam atau perhiasaan mewah yang layak anda kenakan untuk pesta berkelas, membuat anda sayang untuk menyertainya dalam kegiatan sehari-hari karena takut rusak, meskipun sebenarnya Essential Phone didesain sedemikian rupa untuk membantu aktifitas anda sehari-hari ia tidak akan kehilangan keindahannya dengan cepat.

Kamera depan terdapat pada bagian cekukan tengah, namun posisi kamera tersebut sama sekali tidak mengganggu. Hasil jepretan Essential Phone mampu menyaingi Galaxy S8, namun satu hal yang masih harus dibenahi yaitu Essential Phone tidak cukup baik dalam mengambil gambar dengan cahaya remang. Essential Phone juga menyediakan kamera 360 pribadi terkecil didunia sebagai perangkat tambahan.

Karena Rubin merupakan pembuat OS Android, jangan heran jika Essential Phone menjalankan versi Android terbaik. Selama ini para pembuat smartphone meletakan lapisan tambahan berupa software yang biasa disebut launcher atau kulit untuk memberikan kekhasan pada ponsel mereka, dan acapkali software tersebut gagal.

Versi stok dari Android (android yang tidak diutak-atik) yang dijalankan oleh Essential Phone jauh lebih baik dari launcher smartphone manapun. Persoalan lain dari launcher Android yang digunakan oleh pembuat smartphone lain seperti Samsung atau LG adalah cenderung menurunkan performa dari ponsel itu sendiri, karena software tambahan yang dibebankan kepada ponsel.

Mungkin salah satu hal yang tidak biasa pada Essential Phone adalah tidak menyertakan jack untuk headphone, dan mungkin tidak akan pernah menyertakan jack sesuai dengan pernyataan di website bahwa ponsel ini bakal cord-free, segala sesuatu yang berhubungan dengan kabel akan diganti konektor magnetik dengan transfer data wireles.

Berikut adalah spesifikasi Essential Phone:

Materials
Titanium body
Ceramic back
Corning Gorilla Glass 5 cover glass

Dimensions
Height: 141.5mm
Width: 71.1mm
Thickness: 7.8mm
Weight: < 185 grams

Display
Resolution: 2560 x 1312 QHD
Aspect Ratio: 19:10
Diagonal Size: 5.71” with radiused corners
Brightness: 500 nits (typical)
Contrast Ratio: > 1:1000 (typical)
Technology: CGS / LTPS

Rear Camera
13MP Dual RGB + Mono camera with image fusion technology
13MP True Monochrome mode
f/1.85 lens
Hybrid Auto Focus combing Contrast, Phase Detect and IR Laser Assist Focus
Video at 4K 30fps, 1080p 60fps or 720p 120fps

Front Camera
8MP resolution with 16:9 aspect ratio
f/2.20 fixed hyperfocal lens
Video at 4K 30fps, 1080p 60fps or 720p 120fps

Battery
3040mAh.
Fast charging via USB

Memory & Storage
RAM: 4GB
Storage: 128GB UFS 2.1

Connectivity
Bluetooth: 5.0 LE
WiFi: 802.11a/b/g/n/ac with MIMO
NFC: yes
Positioning: GPS and GLONASS

System Architecture / OS
Android
Qualcomm® Snapdragon™ 835
CPU: Kryo 280 Octa-core (2.45GHz Quad + 1.9GHz Quad), 64 bit, 10nm processor
GPU: Adreno 540, 710MHz, 64bit

Essential Phone mendukung Fast charging melalui USB-C, akan tetapi hasil terbaik tetap didapat melalui pengisian normal, aplikasi kamera juga harus dibenahi, fokus melambat saat pengambilan gambar, namun sejauh ini sudah ada dua update bagi aplikasi kamera, semoga itu mengindikasikan komitmen Essential untuk terus meningkatkan aplikasi dan perangkat mereka, dan bagi Rubin sendiri untuk memperbaiki kekacauan teknologi dimana ia berperan besar didalamnya.

 

2 thoughts on “Essential Phone Ponsel Android Buatan Bapak Android Andy Rubin

Comments are closed.