Tekno

Laptop Linux Preinstalled KDE Slimbook

Meskipun beberapa tahun belakangan dukungan laptop untuk sistem operasi Linux meningkat drastis namun jika anda mencari laptop yang konsisten dengan pre-installed sistem operasi Linux maka pilihan anda terbatas pada laptop seperti System76 dan ZaReason. System 76 telah membuktikan dirinya sebagai pemimpin dalam penjualan Linux pre-installed, sedangkan ZaReason masih berjuang untuk mencari konsumen. Kedua perusahaan tersebut menjual mesin pre-insalled dengan sistem operasi Ubuntu namun anda bisa meminta distro lain untuk dipasang dalam mesin yang anda beli dari mereka.

Ada dua alasan kenapa Ubuntu menjadi pilihan utama bagi fabrikan yang menyediakan pre-installed Linux:

  • Sangat ramah pengguna
  • Mendukung banyak hardware

Meskipun dua elemen penting itu sudah dipenuhi, namun ada dua hal juga yang cenderung mengurangi ketertarikan pembeli dari produk yang ditawarkan oleh perusahaan tersebut:

  • Ubuntu Unity adalah perubahan yang dipersoalkan bagi beberapa pengguna
  • Kurangnya tingkat kemodernan dari Hardware yang ditawarkan

Bagi beberapa konsumer, Ubuntu Unity merupakan hal yang menjadi pertimbangan dan tak jarang konsumer mengurungkan niat untuk membeli dikarenakan hal ini. Untuk hal kedua semata-mata berhubungan dengan ide konsumer bahwa estetika memainkan peranan penting dalam fungsionalitas hardware, dalam bahasa yang lebih lugas “Memiliki penampilan yang tidak menarik dan kuno.”

Perusahaan Spanyol, Slimbook, selama lebih dari sepuluh tahun berfokus pada satu sub-genre khusus dari laptop yang selama ini diabaikan oleh para kompetitor lain yang memproduksi mesin Linux pre-installed, yaitu Ultrabooks—mesin yang serupa dengan Macbook Air yang tipis, ringan dan modern.

Berat Slimbook dengan 120GB SSD, dan 4GB RAM, sekitar 1.39 kg. Lebih ringan dari Chromebook Pixel 2.

Slimbook telah mendapatkan restu dan percobaan dari tim pengembang desktop KDE. Slimbook ingin memastikan tidak ada permasalahan kedepan antara perangkat dan KDE neon, tentunya ini merupakan kesempatan bagi tim KDE. Selama bertahun-tahun tim KDE berfokus untuk memperbaiki bug pada sistem akan tetapi untuk urusan hardware mereka hanya melakukan sedikit kontrol.

KDE Slimbook akan tersedia dalam pilihan:

  • i5 – dengan Intel i5-6200U 2.3 GHz (2 Core 4 Threads 3M cache)
  • i7 – dengan Intel i7-6500U 2.5 GHz (2 Core 4 Threads 4M cache)

Keduanya akan memiliki spesifikasi berikut:

  • GPU: Intel HD 520
  • RAM: 4, 8, or 16GB DDR3 – 1600 Mhz
  • Storage: Samsung/Crucial mSata 120, 250, or 500 GB SSD
  • Display: 13.3″ Full HD 1920X1080px LED
  • Keyboard: LED back-lighting
  • Case: Aluminum
  • Bluetooth: 4.0 with Intel 3160 or 7265 AC
  • Wireless LAN: Intel Dual Band: 3160 or 7265 N or 7265 AC
  • Webcam: Yes
  • Microphone: Yes
  • USB: 2 USB 3.0 ports
  • RJ45: External converter
  • HDMI: Mini HDMI
  • Card reader: SD and MMC
  • Size: 33 X 22 X 1.8 CM
  • Weight: 1.36 kg
  • Battery: 6800 mAH high lithium
  • Charger: AC100-240V/50-60Hz; DC19V/2.1A

KDE Slimbook dijadwalkan akan rilis pada bulan Maret 2017, akan tetapi anda sudah bisa memesan darisekarang, dan harganya?

  • i5 edition: $780.00 USD
  • i7 edition: $908.00 USD

Ini bisa jadi sebuah pertanda bahwa fabrikan hardware akhirnya melihat keuntungan dari mesin linux pre-installed. Slimbook mungkin masih sebuah perusahaan yang kecil untuk saat ini, tapi jika kita gabungkan dengan perusahaan lain yang menjual mesin linux pre-installed seperti System76, ZaReason, Emperor Linux, Dell dan masih banyak perusahaan lain, maka kita bisa sedikit yakin dimasa yang akan datang banyak perusahaan kecil maupun besar berlomba-lomba secara konsisten membuat mesin linux pre-installed.